Wednesday, March 14, 2012

TENGGELAM

Cerita ini disadur langsung dari harian Berita Kota  Senin, 12 Maret 2012 dari kolom bujugbuneng.


TENGGELAM
Budi (bukan nama sebenarnya), karyawan perusahaan swasta di bilangan Cakung, Jakarta Timur,

PERAMAL SAKTI

Cerita ini disadur langsung dari harian Berita Kota, Minggu, 11 Maret 2012 dari kolom bujugbuneng


PERAMAL SAKTI
Dua orang sahabat yang sudah lama tidak berjumpa, sebut saja namanya Mamat dan Joko, siang itu secara tidak sengaja bertemu di sebuah restoran bilangan Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka melepas rasa kangen dengan asyik bercerita tentang masa lalu dan karirnya saat ini.
Mamat ternyata sudah menjadi pilot pesawat carter, sedangkan Joko sebagai peramal yang sudah terkenal kesaktiannya. Mamat pun mengajak Joko berkeliling dunia naik pesawat kecil secara gratis. Joko tidak menolak ajakan itu, karena selama ini belum pernah naik pesawat, apalagi sampai keliling dunia.
Setelah berada di udara, Joko menunjukkan kesaktiannya dengan bisa menebak kira-kira berada di mana dengan hanya mengeluarkan tangannya.
“Saya bisa menebak posisi kita saat ini hanay dengan menegeluarkan tangan,” ujar Joko.
“Ah, masa…?!” Mamat tidak percaya.
“Saya buktikan sekarang!” ujar Joko sambil mengeluarkan tangannya lewat jendela. Mamat terdiam menyaksikan aksi sahabatnya itu.
“Sekarang kita berada di Atlantik…!” seru Joko.
“Kok kamu tahu…?” Mamat kagum.
“Tangan saya bisa merasakan dinginnya udara di bawah sana!”
“Oooo… hebat kamu !” puji Mamat
Setelah beberapa lama penerbangan. Joko mengeluarkan tangannya lagi, lalu berkata, “Kita sekarang berada di atas Mesir.” ujar Joko.
“Kok kamu tahu…?” lagi-lagi Mamat kagum.
“Tangan saya merasakan hawa panas gurun pasir.” kata Joko.
“Oooo…!” Mamat kagum lagi.
Mereka melanjutkan penerbangan lagi. Setelah terbang beberapa lamanya, sang peramal mengeluarkan tangannya lagi. Tetapi tiba-tiba langsung tangannya ditarik kembali sambil bicara memaki-maki.
“Sialan…! Sialan…! Brengsesk!” umpat Joko.
“Kenapa kamu? Sekarang kita berada dimana?” Mamat heran bercampur penasaran.
“Kita pas berada di atas Tanah Abang!” ujar Joko sambil mukanya memerah menahan amarah.
“ Kok kamu tahu…?” tanya Mamat.
“Jam tangan saya hilang…!!” keluh Joko.

DRAKULA SADIS


Cerita ini disadur langsung dari harian Berita Kota, Sabtu, 10 Maret 2012 dari kolom bujugbuneng
DRAKULA SADIS
Ada 3 drakula yang dikenal sangat buas saat memangsa korbannya.

Monday, March 5, 2012

Merindukan yang tiada...

Mungkin bagi sebagian yang lain tidak, tapi bagiku..merindukan seseorang yang sudah tidak ada di Dunia Fana ini,,sungguh sangat berat..karena tdk ada cara melepaskan kerinduan yang teramat sangat...hanya doa yang mampu kupanjatkan untuk membuktikan bahwa aku sungguh menyayanginya...dan trus berusaha berbuat baik,insya Allah dipertemukan kembali di dalam Surga-Nya Allah SWT,Aamiin...

Gara-gara Film Drama..hehe

Sore ini...
Seperti kebiasaan My Father setiap kali nonton TV yang selalu gonta-ganti channel..hehe...sore ini pun demikian...
Stelah beberapa menit gonta-ganti channel, akhirnya My Father memilih channel Indosiar...yang saat itu sedang menayangkan sebuah Film Drama..entah Korea atau Jepang (yang jelas bukan Indonesia,,haha)..meski hanya sebentar saja sebelum jeda iklan, Film itu meninggalkan kesan yang baik untuk kami berdua (meskipun saat itu ada My Mother juga namun beliau sibuk dengan kegiatan mengolah jagungnya)..
Cerita yang sepintas kami lihat itu bercerita tentang Yun Su(klo tdk salah,hehe) dan Nana disebuah rumah sakit untuk menjenguk Ibunya Yin Su yang sedang sakit... meskipun hanya sebentar hal itu sungguh menarik,,,(udah lama gak nonton Film Drama, hehe)...Ayahku terkesan dengan ceritanya dan berkata " Memang Film" Korea atau Jepang, bagus kalau cerita Drama,,,"...yaps..that's my Father selalu menilai dari sisi yang berbeda...
Dan tentu saja berbeda denganku..hoho..yang berkesan bagiku adalah saat Ibunya Yun Su memberikan sebuah cincin yang pernah diberikan suaminya kepada Yun Su, anaknya. Ibunya menyuruh Yun Su untuk memberikan cincin itu kepada Nana, tetapi Yun Su berkata bahwa hubungannya dengan Nana tidak seperti yang Ibunya kira. Kemudian Ibunya berkata kembali, "jelas kau menyukai Nana. Seseorang akan merasa bahagia saat dia memiliki orang yang disukai. Dan Ibu senang jika kamu bahagia"..(mungkin kata"nya tidak persis seperti itu,,tapi intinya begitulah,hehe)..lalu Yun Su pun tersenyum...
Yap, kata" Ibunya Yun Su itulah yang amat berkesan untukku. sesaat saat mendengar kata" itu aku jadi teringat akan seseorang,, seseorang yang ku suka.....yang memang membuat hariku menjadi berbeda, saat aku masih bisa bertemu dengannya,,hee

RAMBO COLLECTIONS

Ini adalah koleksi Film terFavoritku..hehe..silakan klik atau copy link yang disediakan ke browser yang kamu gunakan..untuk File join gunakan HJ-Split..bisa dicari di google (maaF tidak disediakan)..hoho...untuk subtitle,,bisa download di http://subscene.com/.... cari aja judul Filmnya..atau cari di google (again)..hehe..Trima kasih..Film berikutnya akan menyusul...

Saturday, March 3, 2012

biar ganjil aja..hehe
Tulisan dibawah ini mengutip langsung dari sebuah situs yang sudah lupa nama situsnya...tapi menurut saya ini sangat menarik untuk dibaca..hohoho,,,boleh percaya boleh tidak...sebagai Muslim...yang terbaik adalah terus tingkatkan Ibadah&terus belajar...karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di hari esok...


John Titor Sang Penjelajah Waktu ( Bagus ! )

Seseorang yang mengaku dari tahun 2036 datang ke tahun 2000 untuk memposting
Assalamu'alaikum...
This is my First scratch...
Thnx..just wanna say that...