Blog super simple berisi kisah-kisah petualangan hidup seorang manusia aneh dengan beragam tulisan yang lebih banyak berdasarkan hati nurani dan akal pikiran daripada dengan Fakta sebenarnya, ilmu pengetahuan, dan sumber yang terpercaya...hehe...Thnx For visiting... !!!
Cerita ini disadur langsung dari harian Berita Kota, Minggu, 11 Maret 2012 dari kolom bujugbuneng
PERAMAL
SAKTI
Dua orang
sahabat yang sudah lama tidak berjumpa, sebut saja namanya Mamat dan Joko,
siang itu secara tidak sengaja bertemu di sebuah restoran bilangan Jalan MH.
Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka melepas rasa kangen dengan asyik bercerita
tentang masa lalu dan karirnya saat ini.
Mamat
ternyata sudah menjadi pilot pesawat carter, sedangkan Joko sebagai peramal
yang sudah terkenal kesaktiannya. Mamat pun mengajak Joko berkeliling dunia
naik pesawat kecil secara gratis. Joko tidak menolak ajakan itu, karena selama
ini belum pernah naik pesawat, apalagi sampai keliling dunia.
Setelah
berada di udara, Joko menunjukkan kesaktiannya dengan bisa menebak kira-kira
berada di mana dengan hanya mengeluarkan tangannya.
“Saya
bisa menebak posisi kita saat ini hanay dengan menegeluarkan tangan,” ujar
Joko.
“Ah,
masa…?!” Mamat tidak percaya.
“Saya
buktikan sekarang!” ujar Joko sambil mengeluarkan tangannya lewat jendela.
Mamat terdiam menyaksikan aksi sahabatnya itu.
“Sekarang
kita berada di Atlantik…!” seru Joko.
“Kok
kamu tahu…?” Mamat kagum.
“Tangan
saya bisa merasakan dinginnya udara di bawah sana!”
“Oooo…
hebat kamu !” puji Mamat
Setelah
beberapa lama penerbangan. Joko mengeluarkan tangannya lagi, lalu berkata, “Kita
sekarang berada di atas Mesir.” ujar Joko.
“Kok
kamu tahu…?” lagi-lagi Mamat kagum.
“Tangan
saya merasakan hawa panas gurun pasir.” kata Joko.
“Oooo…!”
Mamat kagum lagi.
Mereka
melanjutkan penerbangan lagi. Setelah terbang beberapa lamanya, sang peramal
mengeluarkan tangannya lagi. Tetapi tiba-tiba langsung tangannya ditarik
kembali sambil bicara memaki-maki.
“Sialan…!
Sialan…! Brengsesk!” umpat Joko.
“Kenapa
kamu? Sekarang kita berada dimana?” Mamat heran bercampur penasaran.
“Kita
pas berada di atas Tanah Abang!” ujar Joko sambil mukanya memerah menahan
amarah.
Mungkin bagi sebagian yang lain tidak, tapi bagiku..merindukan seseorang yang sudah tidak ada di Dunia Fana ini,,sungguh sangat berat..karena tdk ada cara melepaskan kerinduan yang teramat sangat...hanya doa yang mampu kupanjatkan untuk membuktikan bahwa aku sungguh menyayanginya...dan trus berusaha berbuat baik,insya Allah dipertemukan kembali di dalam Surga-Nya Allah SWT,Aamiin...
Seperti kebiasaan My Father setiap kali nonton TV yang selalu gonta-ganti channel..hehe...sore ini pun demikian...
Stelah beberapa menit gonta-ganti channel, akhirnya My Father memilih channel Indosiar...yang saat itu sedang menayangkan sebuah Film Drama..entah Korea atau Jepang (yang jelas bukan Indonesia,,haha)..meski hanya sebentar saja sebelum jeda iklan, Film itu meninggalkan kesan yang baik untuk kami berdua (meskipun saat itu ada My Mother juga namun beliau sibuk dengan kegiatan mengolah jagungnya)..
Cerita yang sepintas kami lihat itu bercerita tentang Yun Su(klo tdk salah,hehe) dan Nana disebuah rumah sakit untuk menjenguk Ibunya Yin Su yang sedang sakit... meskipun hanya sebentar hal itu sungguh menarik,,,(udah lama gak nonton Film Drama, hehe)...Ayahku terkesan dengan ceritanya dan berkata " Memang Film" Korea atau Jepang, bagus kalau cerita Drama,,,"...yaps..that's my Father selalu menilai dari sisi yang berbeda...
Dan tentu saja berbeda denganku..hoho..yang berkesan bagiku adalah saat Ibunya Yun Su memberikan sebuah cincin yang pernah diberikan suaminya kepada Yun Su, anaknya. Ibunya menyuruh Yun Su untuk memberikan cincin itu kepada Nana, tetapi Yun Su berkata bahwa hubungannya dengan Nana tidak seperti yang Ibunya kira. Kemudian Ibunya berkata kembali, "jelas kau menyukai Nana. Seseorang akan merasa bahagia saat dia memiliki orang yang disukai. Dan Ibu senang jika kamu bahagia"..(mungkin kata"nya tidak persis seperti itu,,tapi intinya begitulah,hehe)..lalu Yun Su pun tersenyum...
Yap, kata" Ibunya Yun Su itulah yang amat berkesan untukku. sesaat saat mendengar kata" itu aku jadi teringat akan seseorang,, seseorang yang ku suka.....yang memang membuat hariku menjadi berbeda, saat aku masih bisa bertemu dengannya,,hee
Ini adalah koleksi Film terFavoritku..hehe..silakan klik atau copy link yang disediakan ke browser yang kamu gunakan..untuk File join gunakan HJ-Split..bisa dicari di google (maaF tidak disediakan)..hoho...untuk subtitle,,bisa download di http://subscene.com/.... cari aja judul Filmnya..atau cari di google (again)..hehe..Trima kasih..Film berikutnya akan menyusul...
Tulisan dibawah ini mengutip langsung dari sebuah situs yang sudah lupa nama situsnya...tapi menurut saya ini sangat menarik untuk dibaca..hohoho,,,boleh percaya boleh tidak...sebagai Muslim...yang terbaik adalah terus tingkatkan Ibadah&terus belajar...karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di hari esok...