Tuesday, September 25, 2012

Bela Diri Membuat Anak Disiplin


Tidak menjadi masalah bila anak memutuskan untuk ikut berlatih bela diri. Justru anak akan mendapatkan banyak manfaat  darikegiatannya itu.

Berikut manfaat berlatih bela diri bagi anak seperti dituturkan Ester Lisnawati dari Fakultas Psikologi Universitas Krisdawacana Jakarta:

1.       Motorik lebih kuat
Gerakan memukul, menendang, merunduk, melopmat, menghindar, berputar, berlatih keseimbangan, dan lainnya kerap diterapkan saat berlatih bela diri. Belum lagi dengan gerakan-gerakan pemanasan dan gerakan untuk menguatkan otot-otot. Semua gerakan tersebut melatih motorik anak menjadi lebih kuat, cekatan, cepat, dan tangkas.

2.       Lebih bugar dan sehat
Tubuh yang secara teratur diajak berolahraga secara otomatis akan meningkatkan kebugarannya, karena otot-otot berlaih untuk bergerak, tidak kaku, dan tidak mudah keseleo atau terkilir.

3.       Melatih keberanian
Anak harus menghadapi segala sesuatu dengan segenap kemampuannya, berani berkata jujur dan benar, bertindak benar, berani berinisiatif, berani menolong orang. Sebelum atau sesudah latihan, para pelatih biasanya mengajak siswanya berbincang mengenai apa yang harus siswa lakukan di luar tempat latihan, memotivasi mereka untuk berlaku benar sebagai wujud dari sikap ksatria.

4.       Melepas Energi Negatif
Pada dasarnya anak memiliki energy negative. Mungkin karena ia menyimpan kekesalan, kemarahan, kekecewaan,dan lainnya. Energy negatif ini perlu penyaluran yang tepat. Nah, berlatih bela diri adalah salah satu cara mengeluarkan nergi negatifnya dengan cara positif.

5.       Meningkatkan kedisiplinan dan komitmen
Setiap olahraga bela diri memiliki aturan masing-masing. Salah satunya anak harus disiplin. Ia harus dating tepat waktu, mengikuti instruksi pelatih, harus memakai seragam, tidak boleh beramin-main, harus bekerja sama dengan siswa, saling menghormati, tidak boleh menggunakan kemampuan dengan sembarangan, menolong sesame, dans ebgaianya. Latihan seperti ini akan menguatkan serta meningkatkan kedisiplinan dan komitmen anak.

6.       Meningkatkan kemampuan bersosialisai
Di tempat latihan anak akan bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Dengan begitu interaksi anak jadi lebih terbuka sehingga meningkatkan kemampuan bersosialisasinya.


(dikutip dari Koran Berita Kota, Senin, 24 September 2012) 

No comments:

Post a Comment