Tuesday, September 25, 2012

Kandang Monyet


Mengisi Liburan akhir pecan, Didi bersama istrinya, Ani, dan seorang anaknya yang masih kecil berencana pergi berwisata. Namun, ia bingung ke mana harus menuju karena tidak tahu tempat yang cocok untuk berlibur bersama keluarganya di Jakarta. Maklum saja, dia baru seminggu pindah dari Bengkulu.

Didi pun bertanya kepada teman kerjanya, tempat mana yang paling asyik bila berada di Jakarta. Beberapa temannya mengususlkan ke kebun binatang, karena selain tempatnya yang teduh juga memberikan pendidikan tentang dunia binatang kepada anaknya.

“Pasti anakmu senang melihat binatang,” ujar salah satu temannya.

Didi pun sepakat untuk pergi ke kebun binatang. Pagi-pagi sudah mempersiapkan ekal selama di sana, karena kata temannya, bila pergi ke kebun binatang sangat nikmat makan bekal di bawah rindangnya pohon.
Sesampai di lokasi, mereka berkeliling dan tidak lupa mengabadikan dengan kamera. Hari itu, pengunjungnya sangat banyak. Sebagian besar romobngan dengan menggunakan bus.

Namun, entah kenapa, saat jalan-jalan Didi terpisah dari istri dan anaknya. Tentu saja membuat Ani panik.
Sambil menggendong anak semata wayangnya, Ani mendatangi bagian informasi dan langsung meminta tolong ke petugas, ”Maaf, Pak, tolong diumumkan, suami saya tadi terpisah dengan saya.”

“Terakhir, pisahnya di mana , Bu?” tanya si petugas.

“Tadi sih di sekitar kandang monyet Pak,” jawab Ani dengan nada cemas.
Sesaat kemudian petugas mengumumkan lewat pengeras suara, "PANGGILAN PANGGILAN... UNTUK BAPAK DIDI, BAPAK DIDI, HARAP KEMBALI KE KANDANG MONYET DITUNGGU KELUARGANYA.. !!!" 

(disadur dari Koran Berita Kota, Senin, 24 September 2012)
 

No comments:

Post a Comment