Mengisi
Liburan akhir pecan, Didi bersama istrinya, Ani, dan seorang anaknya yang masih
kecil berencana pergi berwisata. Namun, ia bingung ke mana harus menuju karena
tidak tahu tempat yang cocok untuk berlibur bersama keluarganya di Jakarta.
Maklum saja, dia baru seminggu pindah dari Bengkulu.
Didi
pun bertanya kepada teman kerjanya, tempat mana yang paling asyik bila berada
di Jakarta. Beberapa temannya mengususlkan ke kebun binatang, karena selain
tempatnya yang teduh juga memberikan pendidikan tentang dunia binatang kepada
anaknya.
“Pasti
anakmu senang melihat binatang,” ujar salah satu temannya.
Didi
pun sepakat untuk pergi ke kebun binatang. Pagi-pagi sudah mempersiapkan ekal
selama di sana, karena kata temannya, bila pergi ke kebun binatang sangat
nikmat makan bekal di bawah rindangnya pohon.
Sesampai
di lokasi, mereka berkeliling dan tidak lupa mengabadikan dengan kamera. Hari
itu, pengunjungnya sangat banyak. Sebagian besar romobngan dengan menggunakan
bus.
Namun,
entah kenapa, saat jalan-jalan Didi terpisah dari istri dan anaknya. Tentu saja
membuat Ani panik.
Sambil
menggendong anak semata wayangnya, Ani mendatangi bagian informasi dan langsung
meminta tolong ke petugas, ”Maaf, Pak, tolong diumumkan, suami saya tadi
terpisah dengan saya.”
“Terakhir,
pisahnya di mana , Bu?” tanya si petugas.
“Tadi
sih di sekitar kandang monyet Pak,” jawab Ani dengan nada cemas.
Sesaat kemudian petugas mengumumkan lewat pengeras suara, "PANGGILAN PANGGILAN... UNTUK BAPAK DIDI, BAPAK DIDI, HARAP KEMBALI KE KANDANG MONYET DITUNGGU KELUARGANYA.. !!!"
(disadur dari Koran Berita Kota, Senin, 24 September 2012)
No comments:
Post a Comment